Baccarat betting_British Gaming Industry_Baccarat Super Sum_Football betting company

  • 时间:
  • 浏览:0

MeBeBetting Platform Collectiontting PlBetting PlBetting Platform Collectionatform Collectionatform Collectionnjadi juara bukan cuman jadiin kamu manusia yang fokus sama dunia sendiri demi prestasi selangit. Upin-Ipin selalu belajar banyak dari lingkungan sekitarnya. Entah itu kakek, nenek, tetangga-tetangga, atau bahkan teman-teman bermain. Walau tidak ada orang tua, si upin-ipin sudah tahu ada PR sekolah yang mesti dikerjakan.

Dia bahkan satu-satunya makhluk di Bikini Bottom yang belum lulus tes mengemudi untuk ke-100 kalinya. Tapi lihat! Apa ia pernah berhenti berjuang mencoba lagi?

Si kotak kuning ini nggak asing kan? Hari-harinya selalu dipenuhi semangat. Alarm pagi yang ia atur, selalu membangunkan tepat jam 05.00. Paginya kamu masih sempet matiin alarm buat tidur lagi nggak? Spongebob aja bisa janji disiplin pada diri sendiri…. Hayooo.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Dari enam tokoh kartun di atas, sebaik-baiknya mereka sebenarnya tergantung dari diri sendiri juga. Walau membangun kebiasaan mental juara pada diri sendiri tidak semudah membangun karakter tokoh kartun, setidaknya kita bisa belajar dari mereka. Toh nggak ada ruginya juga kan? Gimana sudah nonton serial kartun yang mana? Sudah ngikuti sisi positifnya nggak?

Yaudah nonton film kartun supaya hasratmu terpuaskan atau coba perhatiin kisah Si Adit, mana tahu dia bisa ajarin kamu indahnya sayang keluarga, sayang sahabat, sayang teman, dan gak perlu cari lawan untuk dianggap hebat. Kuno!

Si kucing sama tikus ini setidaknya ngasih tahu kalau menginginkan sesuatu jangan memaksanya sampai-sampai mengambil milik orang lain. Jangan curi keju, kalau itu bukan keju kamu! Jangan curi jawaban soal kalau itu bukan hak kamu! Jangan ngehalalin segala cara cuman buat dapetin kursi atau posisi yang kamu tuju.

Du..du..du.. Yang sering nonton pasti tahu senandung ini. Langkah kakinya melonjak kegirangan mendapati satu hari yang cerah, bahkan dengan senyum lebar menyapa teman-temannya. Matanya berbinar menemui hal baru. Walaupun orang-orang sekedar memanfaatkannya saja, ia tetap berpikiran positif.

Bukan memuja sosok Nobita-Doraemon yang sering dapat 0 ya. Hanya saja sesuatu yang instant kadang tak menghasilkan apa-apa. Kamu lebih seneng dapat 100 karena nyontek, atau dapat 70 karena berjuang sendiri? Yang calon juara pasti akan berada dipilihan kedua. Kadang dalam hidup itu bukan hasil yang menentukan masa depan, tetapi proses, dan prosesnya itu dibangun dalam diri kamu sendiri.

Di kala zaman ini bullying udah jadi virus yang menyerang bahkan mematikan anak seusia 8 tahun, setidaknya masih ada Si Adit bersama sahabat-sahabatnya yang punya cerita bermanfaat lain. Berhenti mem-bully lah… Emang kamu terlihat keren kalau menindas temanmu? Pengen dibilang Sang Juara? Raja? atau Penguasa?

Tanpa “HP” atau “Tablet” mereka masih bahagia dengan mainan alam, main berkelompok, berganti peran, atau bahkan menjual hasil kebun dan makanan di pasar. Kadang baju basah, keringat, atau kesialan malah jadi pelajaran buat mereka nggak ngulang kesalahan lagi.

Siapa bilang film kartun cuman menang lucunya doang? Hanya sejenis fantasi penuh warna-warni dan bikin kita nggak terlihat dewasa. Terus kamu nyari tontonan apa? Zaman sekarang daripada maksa nonton sinetron yang nggak sesuai sama umur kamu, mending belajar lewat film kartun. Coba perhatikan 6 tokoh kartun ini, mereka bukan semata-mata ngangkat piala, tetapi cara mereka hidup mungkin bisa menginspirasi kamu membangun mental juara yang sebenarnya.

Si anak kecil berpipi tembem ini cuman mau ngingetin kalau nggak mau kepalanya benjol, sekeras mungkin usahain gak berlaku seenak jidat sampe ngerugiin orang lain. Yah, setidaknya kita bisa lebih denger orang tua kalau pengen hidup lurus.